Pokok - Pokok Pikiran yang Terkandung dalam UUD 1945

LENGAYANG'S BLOG

on Rabu, Januari 25 | Rabu, Januari 25, 2012

     Pembukaan UUD 1945, selain mempunyai makna yang sangat mendalam, juga mengandung pokok-pokok pikiran yang meliputi suasan kebatinan UUD 1945. Pokok-pokok pikiran tersebut mewujudkan cita hukum (rechtsidee) yang menguasai hukum dasar negara, baik hukum yang tertulis (UUD) maupun hukum yang tidak tertulis. Pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai berikut :
  • Pokok pikiran pertama, ”Negara-begitu bunyinya-melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia untuk berdasar atas persatuan mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Dalam pembukaan ini, diterima aliran pengertian negara persatuan, negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluruhnya. Jadi, negara mengatasi segala paham golongan, mengatasi segala paham perorangan, Negara menurut pengertian ”Pembukaan” itu menghendaki persatuan yang meliputi segenap bangsa Indonesia. Inilah suatu dasar negara yang tidak boleh dilupakan.
  • Pokok pikiran kedua, ”Negara hendak mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Hal ini merupakan pokok pikiran keadilan sosial. Pokok pikiran yang hendak diwujudkan oleh negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran bahwa manusia Indonesia mempunyai hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan sosial dalam kehidupan masyarakat.
  • Pokok pikiran ketiga, ”Negara yang berkaudalatan rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan”. Oleh sebab itu, sistem negara yang terbentuk dalam UUD 1945 harus berdasar atas kedaulatan rakyat dan berdasarkan atas permusyawaratan / perwakilan. Memang aliran ini sesuai dengan sifat ”masyarakat Indonesia”. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan rakyat, yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah di tangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat.
  • Pokok pikiran keempat, ”Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar kemanusian yang adil dan beradab”. Oleh sebab itu, UUD 1945 harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusian yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. Hal ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusia yang adil dan beradab.



/[ 0 komentar Untuk Artikel Pokok - Pokok Pikiran yang Terkandung dalam UUD 1945]\

Poskan Komentar

Yang Mau Kasih Saran dan Kritikan Atau Ada Yang Bingung Untuk Cara Download Silakan Koment di Bawah ini... Terima Kasih Kunjungannya